google

Sabtu, 25 Desember 2010

Fungsi Processor, Memory, Motherboard dan Hard Disk

Fungsi Processor, Memory, Motherboard dan Hard Disk


Judul diatas semestinya ditulis pada awal tahun 90-an. Tapi mengapa saya menulisnya sekarang? Setelah mengamati setiap email yang masuk dan beberapa komentar pada blog ini, saya berkesimpulan bahwa masih ada pegertian yang simpang siur diantara kita mengenai fungsi perangkat keras komputer. Sebagai contoh konkrit manakah yang berfungsi sebagai media penyimpanan data, hard disk atau memori? Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab memori. Jawaban itu tidak salah sepenuhnya, tetapi belum tepat.
Nah untuk dapat memudahkan pengertian dan fungsi dari perangkat keras komputer tadi, saya mengandaikan seperti ini;
Motherboard
Motherboard diibaratkan sebuah RUKO yang digunakan oleh dokter praktek bedah. Agar dokter dapat bekerja dengan tenang maka ruko ini harus bagus, bahan bangunannya bagus, dinding dan betonnya kokoh, listrik dan PAM memadai, sirkulasi udara yang memadai, tersedia meja operasi yang cukup baik dan lain-lain. Itulah sebabnya kita harus membeli Motherboard yang berkualitas tinggi.
Processor
Processor diibaratkan sebagai dokternya. Agar dapat menangani operasi-operasi dengan cepat maka dokter ini harus berpendidikan spesialis, cekatan, sehat dan terampil. Dengan begitu maka operasi sulitpun dapat dikerjakan dengan baik, tepat dan cepat. Walaupun ruko yang digunakan untuk praktek sangat mewah tetapi dokternya dokter tidak ahli, maka bedah/operasi tidak bisa dilaksanakan dengan baik, bahkan bisa mal praktek. Itulah sebabnya mengapa kita harus membeli processor dengan spesifikasi tinggi.
Memori
Memori diibaraktan sebagai dokter asisten dan termasuk suster perawat. Asisten ini berjaga didepan meja peralatan operasi dokter sehingga apapun yang diminta oleh dokter harus dengan cepat disiapkan oleh asisten. Asisten dokter harus terampil, cekatan dan cerdas serta selalu memegang alat-alat yang akan segera digunakan oleh dokter. Asisiten ini harus leluasa bergerak sehingga ketika disuruh oleh dokter mengambilkan sesuatu, dengan segera dapat dipenuhi. Walaupun ruko tempat praktek sudah mewah dan dokternya sangat ahli tetapi asisten tidak beres alias lamban maka operasi tidak akan lancar. Itulah sebabnya mengapa kita harus membeli memori dengan spesifikasi tinggi.
Hard disk
Hard disk diibaratkan sebuah ruangan tempat menyiapkan alat-alat operasi dokter selama proses operasi berlangsung. Didalam ruangan ini juga harus tersedia cairan, persediaan darah dan termasuk apotek mini yang menyediakan obat-obatan. Jika ruangan ini terlalu kecil maka persediaan peralatan dan obat yang disimpan didalamnya akan bertumpuk sehingga asisten dokter bisa kesulitan mencari obat mana yang diminta oleh dokter. Itulah sebabnya kita harus membeli hard disk dengan space yang cukup besar.
Dengan ilustrasi seperti diatas saya berharap bisa membantu para user pemula dalam memahami fungsi perangkat komputer diatas.
Lalu bagaimana dengan memori? Mengapa sering disamakan orang sebagai media penyimpanan? Apa bedanya antara memori dengan hard disk? Harus dipahami bahwa semua data yang akan dieksekusi oleh Processor untuk sementara waktu disimpan dalam memori dan setelah dieksekusi maka data tersebut dikembalikan oleh processor kepada memori dan memori mengirimnya untuk disimpan dalam hard disk. Jadi harap diingat, memori bukan media penyimpanan tetap tetapi memori adalah penyimpanan sementara selama komputer beroperasi. Setelah komputer dimatikan, tidak ada lagi data dalam memori.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar